Monday, December 9, 2013

Yesterday

And there you are, waiting for me, and immediately wring my hand.
We listen to the sacred words, and repeat it.
I don't know what's going on, but i'm happy, cause finally we did it, this sacred ceremonial.
And then i woke up.





Jatinangor.

Saturday, October 5, 2013

Home

hey..
i know we haven't seen each other, or even talked, in a long time.
but i've been doing a lot of thinking lately, and i want you to know that i miss you.
not like "i regret what happened" or " i want to see you again." just.."i miss you." period.
it's strange to think that someone i used to know so well is now a total stranger, that i sometimes go entire days without thinking of you even a little.
most of the time, i let myself forget, because it's easier, but still, i keep your picture for reminiscence, and when i see your picture, the full weight of what's been lost comes crashing down on me.
but this isn't regret. we had reasons for ending it, and they are as valid as ever.
but back at he start, we didn't need reasons for anything, it all just happened.
we didn't have common interest, or similar goals,.. we didn't even really get along that well.
but we didn't need a reason to fall in love. we just did.
the reasons came at the end, and everything that's happened since has been all about reasons.
and that's good. it means one day i might find someone i won't have to say goodbye to.
but a part of me misses just loving someone, and knowing they love you back, and that's all.
i guess what i'm saying is, i hope things are good with you. i hope everything is great.
i hope you found a love that's all the things ours couldn't be. and i hope i find that too.
but a small part of me hopes that you still remember what it was like before all the reasons.
and that you miss me, too.



Jatinangor.

Sunday, February 3, 2013

Unwilling Willy

I want to ollie over that gap again.
I want to drop-in that stair again.
I want to grinding on that rail again.
I want to crash that cymbal again.
I want to step on that pedal again.
I want to continue working on this song again.
I want hear my new song.
I want to hear my creation.
I want to find my home. home..
A place that i will end all of this vain.
A place I will return to..
That I will return to.. Someday.







Jatinangor.

Wednesday, June 6, 2012

Kembali setelah 6 tahun lebih terkurung..

Tersedia sudah kopi diatas printerku untuk memulai tulisan ini, musik instrumental klasik moderen yang di suguhkan oleh Ólafur Arnalds bertajuk Near Light, adzan maghrib yang berkumandang, gelapnya kamar ini yang hanya di teramangi oleh penerangan jadi-jadian, dan selalu, rokok menthol favorit ini. Untuk apa? untuk menemaniku  menceritakan kejadian yang tidak biasanya terjadi padaku. Selasa malam hari ke lima di bulan juni aku melelapkan diri, dan untuk kemudian bangun di pertengahan tidurku itu untuk membuat mati kipas yang menyala dengan derasnya. Dingin menyelimuti tubuh kurus ini, dan ya.. dingin ini pernah kurasa sebelumnya, sangat dingin. Dan ya, dingin ini sudah lama tidak menyinggahiku. Biasanya aku suka dengan dingin ini, karenanya aku senang menyelimuti seluruh badanku dengan selimut untuk membuatku panas. Saat ku tanya "kemana saja kau selama ini?", tak ada jawaban darinya, yasudah aku tarik selimut yang sudah entah kemana biar supaya panas badan ini. Saat akan kembali ke dunia mimpi, masih dalam keadaan sadar, sebuah suara keluar dari dalam tubuhku, suara serak, seperti orang yang sangat kesakitan, suara yang membuatku seluruh tubuh ini lemas, suara itu berkata, "Dingin ini, aku pernah merasakannya, tapi entah mengapa kali ini berbeda, kali ini aku sendiri, aku kedinginan sendirian", dibuatnya aku berpikir, apa maksud suara ini? biasanya aku juga sendirian menghadapi dingin ini, untuk kemudian aku sadar bahwa bibir ini yang mengatakan hal tersebut tanpa membuka mata, tanpa kesadaran, secara tiba-tiba, dengan pikiran yang kosong, dan suara yang menyakitkan, seperti bagian lain dari diri ini keluar menerjang semua dinding ke-egoisan dan harga diriku untuk mengatakan hal tersebut. Dan aku yang sebenarnya sadar, kepribadian yang telah lama aku penjara, keluar kembali, kepribadian lemah yang telah lama aku lupakan, hadir kembali, ya.. dia, si wili lemah, keluar dari penjaranya. Lemas tubuh ini bukan karena takut, tapi sedih, karena masih dikuasai oleh bagian lain dari diri ini, di seretnya otak ini untuk berpikir bahwa ada yang hilang dari diri ini, ada yang kurang, ya.. aku dan dia tau pasti, si kuat dan si lemah ini tau pasti apa hal yang hilang tersebut. Itu sangat sakit saat dia keluar dan mengatakan hal tersebut. Ya, aku kalah olehnya pada malam itu dan harus mengakui bahwa ini adalah tentang wanita, wanita yang aku tidak mengerti dengan cara apa aku bisa menjelaskannya.
Kini dia kembali ke penjaranya, tapi tetap, tidak ada kunci yang bisa aku gunakan untuk membungkamnya, hanya kunci sementara, agar dia tidak keluar di saat aku harus berhadapan dengan manusia. Dan halo wili lemah, mungkin sudah 6 tahun lebih kita tak bersua, haha!




Jatinangor

Friday, May 25, 2012

Reminisce

What if death come for me tomorrow?
Who will share the tears?





Jatinangor

Wednesday, January 11, 2012

Me and the rest of myself singing...

lagu yang pernah saya bawakan dulu sewaktu masih muda, sudah cukup lama tentunya, tidak terlalu mengerti arti dari liriknya dulu, dan malam ini secara tidak sengaja saya dengar lagi di youtube dan memutuskan untuk menuliskan liriknya disini.


she said "some days i feel like shit, some days i wanna quit and just be normal for a bit
i don't understand why you have always be gone, i get along but the trips always feel so long
and i find myself trying to stay by the phone
cause your voice always helps me when i feel so alone but i feel like an idiot
working my day around the call, but when i pick up i don't have much to say
so, i want you to know it's little fucked up that i'm stuck here waiting at times
debating telling you that i've had it with you and your career
me and the rest of myself singing..

where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
please come back home

you know the place where you used to live
used to barbecue up burgers and ribs
used to have a little party every hallowen with candy by the pile
but now, you only stop by every once in a while, shit!
i find myself just filling my time with anything to keep the thought of you from my mind. i'm doing fine
i plan to keep it that way
you can call me if you find that you have something to say
and i'll tell you, i want you to know it's little fucked up that i'm stuck here waiting at times
debating telling you that i've had it with you and your career
me and the rest of myself singing..

where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
please come back home

i want you to know it's little fucked up that i'm stuck here waiting
no longer debating
tired of sitting and hating and making these excuses for why you're not around
and feeling so useless
it seems one thing has been true all along
you don't really know what you got till it's gone
i guess i've had it with you and your career, when you come back i won't be here and you can sing it"

where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
where'd you go?
i miss you so
seems like it's been forever that you've been gone
please come back home
please come back home
please come back home
please come back home
please come back home


tentu saja saya mengganti kalimat 'me and the rest of family here singing' dengan judul.


Jatinangor.

Monday, December 5, 2011

shubuh desember tanggal 5 2011

3.20 5 desember 2011, dan masih belum juga berniat untuk tidur, enggan untuk menyeduh secangkir kopi, jadi aku merokok tanpa kopi, itu tidak enak merokok tanpa kopi, tapi ku paksakan, tapi ku buat juga itu kopi akhirnya, biar enak.

bila bicara soal kopi dan rokok, aku jadi ingat sesuatu yang aku tidak ingat, makum aku pelupa. rokok dan kopi itu ibarat, aduh aku lupa lagi.
rokok dan kopi itu ibarat, kali ini aku bukan lupa, memang tidak ada ide sama sekali, tapi masih memaksakan untuk ngetik.
mungkin ku tunggu dulu saja air di dispenser memanas untu di buat jadi kopi.

3.26 5 desember 2011, airnya masi belum panas juga, jadi ku tunggu lagi.
3.28 5 desember 2011, airnya masi belum panas dan aku mulai merasa muak untuk menunggu.
3.28 5 desember 2011, aku lanjutkan saja ketikannya.

air dan kopi itu ibarat mataku yang mengantuk, kenapa ku katakan demikian? karena aku juga tidak tahu, tapi karena tanpa kopi dan rokok, mata tidak akan mengantuk, tapi tertutup, tertidur, sama seperti aku. aku tertidur sudah sejak lahir, tak pernah bangun, nunggu ada yang bangunin. tertidur aku, tapi selalu memberi masukan kepada tukang tidur lainnya, menjadi apapun untuk tukang tidur lainnya, peduli tidak aku terhadap perlakuan mereka kepadaku.

3.32 5 desember 2011, airnya sudah panas, bikin kopi dulu.
3.35 5 desember 2011, ku seruput kopinya sembari promosi tulisan ini kepada teman seperjuangan yang sepertinya sudah tidur.

jadi, aku sudah seperti orang idiot, jadi apa saja buat orang lain, padahal sendirinya berantakan. tapi aku tidak mengeluh akan hal itu, aku puas melakukannya, karena melihat orang lain puas terhadap bantuanku itu menjadikanku bermimpi dalam tidur ini, menjadikannya lebih ramai, walaupun aku tidak suka keramain.

kau tahu teman? atau harus ku panggil kau sahabat? atau panggilan yang lebih dekat lagi?
aku bisa jadi apapun untukmu, pacar, sahabat, teman, abang, ayah, paman, atau mungkin kakek. selama kau nyaman dengan peranku di matamu, kita bisa terus berbagi cerita, tawa, cinta, tangis, keluh kesah, bahkan uang.

3.53 5 desember 2011, ...




Jatinangor.